KURIKULUM KESEHATAN MASYARAKAT

1. STRUKTUR KURIKULUM

2. Mekanisme penyusunan dan pengembangan kurikulum :

Dalam proses mekanisme penyusunan kurikulum Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Banten mengacu pada Buku Pedoman Akademik Program Studi S1 Kesehatan Masyarkat STIkes Banten 2015 , yaitu :

  1. Ketua Program Studi menyusun jadwal rapat kerja penyusunan kurikulum
  2. Rapat dihadiri oleh stake holder, Wakil Ketua 1 Bidang Akademik STIKes banten, Ketua Stikes Banten dan Staff Dosen terkait.
  3. Menyusun desain kurikulum meliputi merumuskan tujuan kurikulum, merumuskan kompetensi, menentukan struktur dan sebaran mata ajar, menghitung dan alokasi waktu, merumuskan metoda dan bahan ajar, merumuskan persyaratan akademik dosen, dan merumuskan sistem evaluasi.
  4. Menyepakati perubahan kurikulum
  5. Penerbitan SK Kurikulum No. 012a/STIKes Banten/SK/VII/2015 oleh Ketua STIKes Banten
  6. Sosialisasi Kurikulum S1 Kesehatan Masyarakat pada bulan Agustus Tahun 2015 pada dosen yang terlibat dalam Proses belajar Mengajar.

Dalam pengembangan kurikulum di Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Banten Sesuai dengan standar kompetensi sudah berorientasi pada masa depan didasari dari landasan kurikulum kesehatan masyarakat dengan delapan kompetensi sarjana kesehatan masyarakat berdasarkan naskah akademik pendidikan kesehatan masyarakat.

3. Metode perkuliahan yang dilakukan di program studi S1 kesehatan Masyarakat menggunakan metode :

  1. Metode Perkuliahan

          Dalam proses pembelajaran tatap muka antara dosen dan mahasiswa setiap 1 SKS mata ajar dilakukan     dengan durasi 50 Menit.

  1. Metode Diskusi

Diskusi dilakukan disetiap mata ajar dengan pendekatan scl (student central learning).

  1. Metode Tutorial

Dalam metode ini mahasiswa mendapatkan buku panduan atau modul yang digunakan pada mata ajar yang terdapat SKS praktek.

  1. Metode Praktikum

Pada metode ini mahasiswa melakukan praktek yang disesuaikan pada SKS mata ajar dan dilakukan pada Labarotarium yang telah ditentukan.

  1. Metode Kajian Kritis

Dalam melakukan metode kajian kritis mahasiswa/i melakukan pendekatan dengan pbl (problem based learning) yang terdapat pada SKS Praktek Magang.

4. Kesesuaian antara kurikulum dengan Visi dan Misi

Kurikulum Program studi S1 kesehatan masyarakat disusun berdasarkan Visi dan misi program studi yang tertuang dalam pedoman akademik yaitu Menjadi Program studi kesehatan masyarakat yang unggul dan terdepan dalam penyelenggaraan tenaga kesehatan masyarakat yang mampu berkompetisi, siap pakai berwawasan global dan berkemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Visi ini dijabarkan dalam bentuk kurikulum yang memuat kompetensi utama, pendukung, dan kecirian. Adapun kami dari stikes banten memiliki kecirian khusus perumah sakitan. Kurikulum yang mendukung kompetensi peminatan yang sesuai dengan visi tergambar pada mata kuliah sebagai berikut :

  1. Customer Service RS
  2. Manajemen Kearsipan
  3. Medical Record
  4. Manajemen Rawat Jalan Dan Rawat Inap
  5. Manajemen Kamar Operasi
  6. Manajemen Logistik
  7. Manajemen Pemasaran RS
  8. Manajemen Keuangan RS
  9. Sistem Informasi Manajemen RS
  10. Housekeeping Rs
  11. Magang
  12. PBL II
  13. PBL III

Adapun kurikulum yang mendukung kompetensi kecirian seperti kemampuan berkomunikasi dalam berbahasa inggris secara pasif maupun aktif, sedangkan kompetensi kecirian yang menujang kemampuan memahami, pembentukan karakter, dan memiliki jiwa inovasi dibidang kesehatan dijabarkan dalam mata kuliah Psikologi, Empati dan motivasi, Pengembangan Kepribadian, dan Kewirausahaan.

 

5. Kesesuaian antara kurikulum dengan perkembangan IPTEKS

Pada saat ini kurikulum Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat telah mengacau pada beberapa perkembangan IPTEKS diantaranya, sistem informasi manajemen RS yang berbasis teknologi informasi kesehatan RS, mampu mengkaji dan menganalisi situasi, melakukan perencanaan keuangan dana kesehatan. Masukan – masukan ini berdasarkan kebutuhan stake holder, kemudian dijabarkan dalam mata ajar sebagai berikut :

  1. Aplikasi Komputer
  2. Manajemen dan analisa data
  3. Sistem informasi manajemen RS
  4. Teknologi Informasi kesehatan RS
  5. Ekonomi Kesehatan
  6. Perencanaan dan evaluasi keuangan
  7. Pembiayaan Dan Pengaggaran Kesehatan

*Yang termasuk dalam IPTEKS adalah sesuai dengan kebutuhan stakeholder